Powered By Blogger

Friday, September 18, 2020

Kiat Sukses Bagi Para Pendidik Untuk Berkomunikasi Dengan Publik

 


 Kuliah Umum pembaTIK level 4 Berbagi pusdatin Kemdikbud

 Oleh : Charles Bonar Sirait, S.E, M.M

Pandemi telah merubah gaya hidup dan keseharian kita dalam bekerja. Interaksi secara langsung berubah menjadi interaksi secara virtual.  Salah satunya adalah kemampuan Komunikasi Publik yang harus harus dipelajari

Tuntutan terhadap kemampuan pendidik untuk ber-Komunikasi dengan Publik dan Public Speaking  yang lebih efektif menjadi semakin tinggi


1. Memahami pola komunikasi sederhana.

o  PENDIDIK adalah pusat perhatian public

o  Seorang guru harus memahami pola komunikasi agar tercipta kelas yang dinamis.

o  PENDIDIK harus mampu membuat publik “terjaga”

o  Seorang Pendidik harus punya keyakinan bahwa saat Pendidik sedang mengajar sesungguhnya dia sedang memimpin (Leading the knowledge).

o  Pendidik harus memiliki kemampuan menarik perhatian, memiliki kekuatan untuk mendapatkan rasa simpatik.

o  Generasi milenial sangat senang dengan inspirasional, oleh karena itu guru harus mengkombinasikan atau membuat improvisasi materi pengajaran, sehingga bisa menjadi sumber inspirasi.

 

2. Impactful Communication

             Impactful is an adjective that has some meanings, which are :

             “Having the power to affect the feelings or sympathies “An impactful story of love”

The Act of conveying intended meaning to another entity through the use of mutually

understood signs with :

AFFECTING, EMOTIONAL, MOVING, IMPRESSIVE,TOUCHING Approaches and perspectives

 

3. Persuasive Communication

The Role of Subconscious in Persuasive and Influence “This area of Brain is Hijacked and the Neuron

connections go straight to your dorsolateral prefrontal cortex, which is the area concerned with

“opinion”

 

4. Personal Branding

Kalau selama ini yang kita tahu jualan itu produk atau servis (hard selling), maka personal branding adalah ‘upaya untuk menjual’ kelebihan diri kita. Sekali kita memutuskan membangun personal branding,  berarti kita telah memutuskan menjadi seseorang, dan menjadi seseorang itu memerlukan tingkat komitmen yang tinggi (100%), ketulusan (100% tanpa pamrih), dan Emotional-Spiritual Quotient tinggi

1 comment:

  1. Jangan menilai seseorang dari penampilan(pepatah lama), dan sekarang penampilan yg saya maksudkan sebagai kemampuan public speaking itu sangat penting, karena dari penampilan itulah orang akan mulai mengenal kita...

    ReplyDelete